Info Internet Kacau Hari ini (24 Maret 2010)

Polisi Sampai Turun Tangan Atasi Pecandu Internet

Jakarta – Kecanduan terhadap internet diprediksi telah semakin meluas, dan tak jarang banyak kisah unik di balik kejadian ketergantungan ini yang bisa membuat dahi mengernyit.

Dalam sebuah keluarga misalnya, ada orang tua yang sampai harus memanggil pihak berwajib hanya untuk menghentikan kelakukan anaknya yang tak bisa lepas dari jeratan dunia maya.

Demikian diceritakan Richard Graham, seorang konsultan dari rumah sakit Capio Nightingale di Inggris. “Banyak para orang tua yang mengeluh kepada saya tentang kelakuan anak-anaknya yang tidak mau mematikan komputer mereka,” tuturnya.

“Bahkan beberapa dari kejadian tersebut berakhir dengan memanggil pihak kepolisian untuk dimintai bantuan,” imbuh Graham, dikutip detikINET dari Smart Company, Rabu (24/3/2010).

Rumah sakit Capio Nightingagle sendiri bakal segera membuat unit layanan khusus untuk merawat dan mengobati para penggila dunia maya, game dan ponsel. Target sasaran pasien mereka adalah remaja berumur 12-17 tahun.

“Layanan kesehatan mental sangat dibutuhkan untuk menghadapi perubahan perilaku dari para remaja terkait perkembangan dunia. Jadi mereka dapat lebih sadar bagaimana seharusnya bertindak ketika online, di depan layar kaca, serta saat nge-game,” pungkas Graham.
( ash / fyk ) 

Dibayar Pemerintah Rp 680 Juta, Pria Bobol Jutaan Kartu Kredit


Jakarta – Seorang pria bernama Albert Gonzalez sedang menjadi tersangka dalam kasus pencurian sekitar 130 juta kartu kredit di internet. Dalam sebuah laporan terungkap, Gonzalez ternyata juga merupakan informan pemerintah Amerika Serikat (AS) dalam mengawasi peredaran rekening bank dan kartu kredit ilegal di dunia maya.

Hal itu terungkap dalam sebuah laporan di Wired yang dikutip detikINET, Rabu (24/3/2010). Seorang rekan Gonzalez menyatakan bahwa pria asal Miami, AS, itu dibayar USD 75000 per tahun (sekitar Rp 681 juta).

Dana itu diterima Gonzalez sejak 2004 dari Secret Service. Ia diminta untuk melaporkan keberadaan pencuri kartu kredit di dunia maya, yang notabene adalah ‘pesaing’ Gonzalez dalam bisnis gelap jual-beli kartu kredit yang dijalankannya.

Apakah dana dari pemerintah AS itu dianggap tak cukup oleh Gonzalez? Bisa saja demikian, karena ia dikabarkan pernah menggelar pesta ulang tahun yang menghabiskan dana hingga USD 75000.

Gonzalez saat ini akan menghadapi pengadilan dengan tuntutan maksimal 25 tahun penjara dan penyitaan kekayaannya. Dalam kasus pembobolan kartu kredit ini Gonzalez menghadapi tiga tuduhan di tingkat federal.

( wsh / wsh )

11 Kelemahan yang Kerap Tidak Disadari Admin Jaringan

Jakarta – Ancaman pembobolan ke dalam sistem jaringan tak hanya bersumber dari para peretas, orang dalam alias staf perusahaan itu sendiri pun bisa melakukannya.

Tentu saja hal ini membutuhkan suatu kesigapan dari seorang admin untuk menjaga sistem keamanan jaringan perusahaan agar tidak dijebol.

Berikut 11 hal yang menurut penulis dapat menjadi perhatian khusus bagi para admin agar kehandalan sistem keamanan jaringan perusahaan di mana Anda bekerja tetap terjaga:

  1. Mudah tertipu dan terlalu percaya kepada pengguna/user Anda, terutama para staf wanita atau sahabat yang meminta pertolongan.
  2. Gedung dan pintu akses masuk/keluar yang tidak aman.
  3. Dokumen-dokumen dan disk atau peripheral komputer yang belum dihancurkan atau tidak hancur pada saat sudah dibuang ke tempat sampah dapat dibaca oleh pihak lain.
  4. Password yang lemah atau bahkan sistem jaringan tidak menggunakan password sama sekali.
  5. Pertahanan jaringan yang kurang kuat karena mungkin tidak ada firewall dan sebagainya.
  6. Akses kontrol yang lemah, missing file dan beberapa akses yang tidak seharusnya diberikan kepada user yang tidak perlu.
  7. Sistem yang tidak dilakukan patch.
  8. Otentikasi dan information disclosure aplikasi web tidak dilakukan sembarangan.
  9. Sistem wireless berjalan dengan setting default dan tanpa WEP, WPA atau WPA2, sangat riskan dan mudah untuk dijebol.
  10. SNMP melakukan enable jaringan host dalam keadaan default atau hanya menggunakan mode guest untuk komunitasnya sehingga sangat mudah untuk dijebol.
  11. Menggunakan firewall, router, remote access dan peralatan dial up dalam keadaan default atau password guest atau menggunakan password yang terlalu mudah, karena ini sebagai jalan masuk hacker ke dalam sistem.

Di bawah ini beberapa port yang sangat sering dilakukan penetrasi (hacking) oleh para peretas dan staf yang nakal untuk mencoba-coba menjebol sistem keamanan jaringan:

  • TCP port 20 dan 21 FTP (File Transfer Protocol)
  • TCP port 23 Telnet (Terminal Emulation)
  • TCP port 25 SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
  • TCP dan UDP port 53 DNS (Domain Name System)
  • TCP port 80 dan 443 HTTP dan HTTPs (Hypertext Transfer Protocol)
  • TCP port 110 POP3 (Post  Office Protocol version 3)
  • TCP dan UDP port 135 RPC
  • TCP dan UDP port 137 – 139 NetBIOS over TCP/IP
  • TCP dan UDP port 161 SNMP (Simple Network Management Protocol)

Demikian, semoga beberapa informasi ini dapat dijadikan referensi bagi kalangan admin jaringan untuk lebih peduli dalam mengamankan sistem jaringan dan komputer mereka.

Dikutip dari detikinet.com

One thought on “Info Internet Kacau Hari ini (24 Maret 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s